Connect with us

Ekonomi

Warga Muara Taweh Sebut Ada Pangkalan Elpiji Bersubsidi Jual Rp35 Ribu per Tabung

Published

on

Muara Teweh, Inmanas.id – Warga Kota Muara Teweh ramai berkeluh kesah sulitnya mendapatkan gas elpiji bersubsidi 3 kg.

Warga juga mengeluhkan elpiji bersubsidi justru banyak beredar di kios dan pedagang eceran. Harga di patok hingga Rp50 ribu per tabung.

Malah ada yang mengaku beli di pangkalan di jual tak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Saya ikut antri di pangkalan di kasih harga Rp35 ribu per tabung. Malah tidak pakai KTP. Kalo di kios-kios eceran lebih mahal lagi mereka menjual harga Rp50 ribu per tabung,” kata seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Margo Rukun, Kamis 22 Februari 2024.

Warga lain Dhelina berharap anggota DPRD Barito Utara yang baru bisa mengatasi masalah mahalnya elpiji 3 kg bersubsidi di Kota Muara Teweh.

“Harga kog masih ngotak Rp50 ribu. Ya Allah mudahan siapa saja yang terpilih (Presiden, DPR, DPRD Prov dan DPRD Kabupaten)bisa menormalkan harga gas dan kada langka lagi,” kata Dhelina di stastus media sosial facebooknya.

Retty Anggriany mengaku binggung elpiji dan BBM tidak bisa diatasi. “Beberapa kali pemilu tetap berasa kedada geraknya menormalkan harga pasar gas dan BBM. Apakah karena anggota dewan itu-itu saja? Mudahan buhan nang hanyar ni mampu melakukan perubahan,” ungkap Retty.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, Dewi Handayani melalui Kabid Perdagangan, Marwanti ketika di konfirmasi mengatakan, tekait pengakuan warga ada pangkalan menjual di atas harga HET sudah di konfirmasi ke pangkalan dimaksud.

“Mereka tetap menjual di harga HET. Tapi nanti tetap akan kami telusuri. Terkait banyaknya beredar Gas elpiji 3 kg bersubsidi di kios eceran kami tidak bisa berkomentar, karena pengawasan kami hanya sampai pangkalan,” kata Marwanti di konfirmasi melalui sambungan percakapanm Whattapps, Kamis siang.

Karut marut distribusi dan penjualan elpiji bersubsidi 3 kg ternyata tidak tuntas sampai saat ini di Kota Muara Teweh. Warga tetap antri membeli di puluhan pangkalan yang ada. Malah peredaran elpiji lebih banyak di tingkat eceran dengan harga jual tinggi. Saat ini kisaran jual Rp45 ribu sampai Rp50 ribu.

“Pangkalan ada yang di naikan 35. Paling langka teweh ni, tau kenapa dan sampai kpn melon ni langka.
Tapi heran lagi, warung-warung kok banyak ya. Dan di pangkalan baru datang aj ad yang bilang, sudah habis jar, padahal baru datang,”celetuk Rini.(*)
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 InManas.